Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati- Sebanyak 4.000 liter minyak goreng murah yang disediakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, ludes dalam sesaat. Minyak goreng murah itu dijual di Alun-Alun Kembangjoyo, Rabu (23/2/2022) dengan harga Rp 13.500 per liter.

Gelaran operasi minyak goreng murah itu dibuka mulai pukul 08.30 WIB. Namun, jauh sebelum operasi di buka, emak-emak sudah berjubel untuk antri mendapatkan minyak goreng . Apalagi, pihak Disdagperin sebelumnya telah membuat pengumuman adanya operasi minyak goreng murah itu.

Tidak hanya emak-emak, para bapak-bapak maupun anak-anak juga turut mengantre untuk mendapatkan minyak goreng. Namun, untuk pembelian masing-masing diantara mereka dibatasi, yakni hanya dua liter per orang.

Baca: Duh! Satgas Pangan Lampung Juga Temukan 345 Ribu Liter Minyak Goreng Ditimbun di Gudang

Kepala Disdagperin Kabupaten Pati, Hadi Santosa mengungkapkan langkah ini merupakan bagian dari operasi pasar menyikapi langkanya minyak goreng bersubsidi di Pati. Pihaknya sudah tiga kali ini menggelar acara serupa. Dua operasi sebelumnya digelar pada Januari lalu di Pasar Puri Baru.

"Mengatasi kelangkaan minyak goreng yang ada di pasaran. Kami melayani masyarakat yang ingin membeli minyak goreng dengan kemasan sederhana Rp 13.500 per liter," ujar Hadi.

Baca: Mendag Selidiki Dugaan Minyak Goreng Langka Karena ada Kartel

Pihaknya menyiapkan hampir 4 ribu liter minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp 13.500 per liter. Masyarakat bisa membeli maksimal 2 liter.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan dua ribu liter minyak goreng dengan kemasan premium dengan harga Rp 14 ribu per liter.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan dua ribu liter minyak goreng dengan kemasan premium dengan harga Rp 14 ribu per liter."Tambahan kita perkirakan akan kita tambah dari Bulog sekitar 2 ribu liter dengan kemasan premium," tutur dia.Operasi pasar ini disyukuri para warga. Ana mengaku mengantre tak lama untuk mendapatkan minyak goreng murah ini.Baca: 2 Tersangka Kasus Minyak Goreng Palsu di Kudus Terancam 5 Tahun Penjara"Jam delapan antrie. Setengah jam sudah dapat. Lumayan dengan adanya ini. Murah biasanya saya beli di warung Rp 15 ribu per liter. Ini Rp 13.500," tandas warga Kelurahan Kutoharjo ini.Diketahui, Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sudah ditentukan dalam Permendag nomor 6 tahun 2022. Di mana  harga minyak goreng curah Rp 11.500, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 dan kemasan premium Rp 14 ribu per liter. Sayangnya, harga minyak goreng di pasaran masih lebih tinggi dibandingkan HET itu. https://www.youtube.com/watch?v=9nwqtfeahscReporter: Umar HanafiEditor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler