Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Mayat yang ditemukan terapung di Sungai Silugonggo Pati diduga korban pembegalan. Ini diungkapkan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, sebelum penemuan mayat itu telah terjadi pemalakan. Saat itu, korban, Yuda Dwi Alif Saputra (19) dan dua rekannya diancam senjata tajam oleh sekelompok orang.
Peristiwa itu terjadi di sebelah barat SPBU Ngantru Mustokoharjo, Jalan Lingkar Selatan, Kabupaten Pati, Minggu (6/3/2022) pukul 02.00 WIB. Adapun dua rekan korban yakni Bintang Danu dan Abdul Taher.
Baca juga: Lagi, Ada Mayat Mengapung di Sungai Silugonggo Pati
“Terjadi kejar-kejaran sampai SPBU Tanjang. Temannya, Bintang Danu tertangkap dan dipukuli. Sedangkan 2 orang rekannya, termasuk Yuda, lari menceburkan diri masuk ke sungai silugonggo di Jembatan Tanjang, Kecamatan Gabus,” tutur dia.
Setelah merasa aman, lanjut Martinus, Bintang Danu memanggil kedua temannya, Abdul Taher naik ke daratan sedangkan Yuda tidak naik ke daratan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Mayat seorang pemuda ditemukan terapung di Sungai Silugonggo, tepatnya di Dukuh Dema'an Desa Bumirejo Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Pati -