Peristiwa Siswa SMK Cirebon Hilang di Laut Flores Direka Ulang di Pati
Umar Hanafi
Senin, 14 Maret 2022 17:08:32
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Peristiwa siswa SMKN 1 Mundu Cirebon, Jawa Barat, Frans Julius Hutapea (17) yang hilang di Perairan Laut Utara Flores di reka ulang di Kabupaten Pati, Senin (14/3/2022).
Dikabarkan, Frans Julius terjatuh dari kapal saat belayar dan hilang saat pulang dari praktek kerja lapangan (PKL) di kapal penangkap ikan Putra Leo.
Peristiwa hilangnya siswa jurusan pelayaran itu terjadi pada Sabtu (5/3/2022). Hingga kini, ia belum ditemukan.
Baca juga: 121 Honorer Satpol PP Pati Terancam Menganggur
Reslan Binardo Simatupang, Keluarga Korban menceritakan, awalnya Julius berangkat Magang bersama 10 temannya dengan menaiki kapal penangkap ikan Putra Leo.
Singkat cerita karena akan ada uji kompetensi yang harus diikuti, pihak sekolah meminta kapal Putra Leo untuk memulangkan siswanya.
Akhirnya para siswa magang dialihkan ke kapal penampung ikan Bahtera Sejati dari Pati, Sabtu (5/3/2022). Naas, Julius terpeleset dan tercebur di laut saat perjalanan menggunakan kapal itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Reka ulang adegan pun digelar oleh Polairud Pati hari ini, Senin, (14/3/22). (MURIANEWS/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Peristiwa siswa SMKN 1 Mundu Cirebon, Jawa Barat, Frans Julius Hutapea (17) yang hilang di Perairan Laut Utara Flores di reka ulang di Kabupaten