Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Haul Mangkudipuro, Bupati Juwana kembali digelar pada tahun ini. Bersamaan dengan acara itu, diselenggarakan pula gelar budaya di Kabupaten Pati.

Rangkaian kegiatan tersebut sudah dimulai sejak Minggu (5/3/2022). Sementara puncak acara pada Sabtu (19/3/2022). Hari ini (17/3/2022), dilakukan jamasan pusaka yang merupakan rangkaian kegiatan tersebut.

Ketua Panitia Khoul Bupati Juwana dan Gelar Budaya 2022, Suriyanto mengungkapkan, acara yang diketuainya itu merupakan agenda rutin  setiap tahun.

Baca juga: Topeng Mina Tani, Produk Budaya Asal Pati

“Acara Haul Mangkudipuro, Bupati Juwana adalah acara rutinan tiap tahunan diadakan dengan berbagai rangkaian,” katanya.

“Salah satunya nguri-uri budaya Jawa yang hampir punah, ini adalah salah satunya mengingat sejarah untuk para putro wayah semuanya hal yang adi luhung," ujar Suriyanto.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati itu menjelaskan, acara dimulai dengan nyadran di leluhur Bupati Juwana.

Kegiatan nyadran sendiri dilakukan di lima tempat, di antaranya, Astana Jatisari, Sentono Pakuwon, Condronegaran Pati, Citrosoman jepara, dan Astana Kanjengan Kajen Margoyoso.

Jamasan pada Kamis (17/3/2022) sendiri dilakukan di makam Suro Wikromo Nom (Bupati Juwana) di Sentono Pakuwono Juwana.Lalu Jamasan Pusaka di Astana Jatisarigrowong Kidul Juwana pada Jumat (18/3/2022). Dilanjutkan kirab pusaka pada Sabtu (19/3/2022).Adapun rute kirap pusaka rencananya dari Sentono Pakuwon Desa Tulwah lalu ke Pendapa Kabupaten dan berakhir di Astana Jatisari.Usai kirab dilanjutkan dengan pengukuhan pakasa dan abdi dalem Keraton Surakarta Hadiningrat di Astana Jatisari.Suriyanto menegaskan, rangkaian acara khoul dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.Penerapan itu diberlakukan bagi panitia acara maupun warga yang menyaksikan kirab mengingat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya dikendalikan. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler