Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng telah resmi dicabut oleh Pemerintah Pusat. Usai pencabutan itu, kini minyak goreng kembali melimpah di Kabupaten Pati.

Berdasarkan pantauan MURIANEWS, beberapa toko modern di Pati sudah tersedia minyak goreng kemasan sejak Kamis (17/3/2022) kemarin.

Padahal sebelum HET dicabut, minyak goreng di toko-toko jejaring tersebut langka.

Di Swalayan Ada misalnya, minyak goreng kemasan lengkap di rak-rak. Minyak goreng kemasan berharga sekitar Rp 24 ribu per liternya.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah di Pati Tak Lagi Murah

“Sebenarnya setiap hari ada. Tetapi cepat habis. Pembeli kalau beli pakai kupon untuk pembatasan beli maksimal dua liter. Sekarang sudah tidak, tidak dibatasi karena harganya naik dan ndak ada rebutan. Sore ya masih banyak,” ujar salah satu karyawan Ada yang namanya enggan disebutkan ini.

Hal serupa terjadi di salah satu toko jejaring di Jalan Raya Pati-Juwana, Kecamatan Pati Kota. Minyak goreng di sana tersedia sejak Kamis (17/3/2022) kemarin.

“Pagi kemarin dikirim ke sini. Ini sudah naik. Sebelumnya harganya Rp 14 ribu. Cepat habis. Ndak ada satu jam habis. Sekarang harganya Rp 24 ribu sampai Rp25 ribu-an,” kata Tris, salah satu pegawai toko tersebut.
“Pagi kemarin dikirim ke sini. Ini sudah naik. Sebelumnya harganya Rp 14 ribu. Cepat habis. Ndak ada satu jam habis. Sekarang harganya Rp 24 ribu sampai Rp25 ribu-an,” kata Tris, salah satu pegawai toko tersebut.Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati Hadi Santosa mengamini hal ini. Berdasarkan pantuan pihaknya, ketersediaan minyak goreng kemasan di pasaran aman.“Stok minyak goreng kemasan dari distributor agen mencukupi,” ujar Hadi, Jumat (18/3/2022).Menurutnya, ini imbas dari diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11 Tahun 2022 yang menganulir dan memcabut HET minyak goreng dalam Permendag Nomor 6 Tahun 2022.“Permendag nomer 9 dan nomer 11 diharapkan ketersediaan di masyarakat mencukupi, dan kita pantau ketersediaan di pedagang, pengecer dan sebagainya," kata Hadi. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler