Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Minyak goreng curah di Kabupaten Pati masih langka. Kondisi itu disebabkan beberapa distributor belum mendapatkan pasokan sejak ada kenaikan harga eceran tertinggi (HET), Rabu (16/3/2022).
Itu diungkapkan Kepala Disdagperin Pati Hadi Santosa usai rapat bersama Kapolres Pati AKBP Christian Tobing serta pengusaha, agen dan distributor minyak goreng di Polres Pati, Jumat (18/3/2022).
“Stok dari distributor agen mencukupi. Cuma untuk minyak goreng curah ini yang masih belum. Semoga minggu depan sudah ada,” ujar Hadi Santoso.
Baca juga: HET Dicabut, Minyak Goreng Mendadak Melimpah di Pati
Menurutnya, para pengusaha minyak goreng curah masih menyesuaikan harga di pasaran.
“Kemarin peraturan tentang HET minyak goreng curah baru diputuskan Rp 14.000 ribu per liter. Jadi mungkin saat ini masih transisi,” kata dia.
Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Christian Tobing siap membuat para penimbun minyak goreng jera. Itu bila nanti pihaknya menemukan penimbun atau penjual yang nakal.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Rapat Koordinasi penanganan kelangkaan minyak di Polres Pati. (MURIANEWS/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati –