Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Kinerja 29 perkumpulan petani pemakai air (P3A) di Kabupaten Pati dievaluasi. Evaluasi dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati di Ruang Anggrek, Rabu (23/3/2022).
Evaluasi dilakukan agar P3A di Kabupaten Pati tidak mati suri setelah dibentuk. Itu diungkapkan Kasi Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) DPUTR Kabupaten Pati Ari Yustiva Muavata.
Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, beberapa kelompok P3A tidak berjalan setelah dibentuk.
Baca juga: Pembangunan Bendung Blado Pati Dianggap Tak Efektif
“Agar ndak mati suri. Biasanya setelah pembentukan itu, ada yang mati suri. Kami harapkan tatap hidup,” ujar lelaki yang akrab disapa Aris ini.
Menurutnya evaluasi kinerja itu dilakukan selama tiga tahun terakhir, mulai dari 2018 hingga 2021. Hasil evaluasi langsung dilaporkan ke pemerintah pusat.
Aris berharap kinerja para P3A baik sehingga upaya yang dilakukan DPUTR dalam membentuk P3A tidak sia-sia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Evaluasi kinerja P3A di Ruang Anggrek, Rabu (23/3/2022). (MURIANEWS/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Kinerja 29 perkumpulan petani pemakai air (P3A) di Kabupaten