Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Warga Desa Karangrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dikejutkan dengan penemuan mayat pria tanpa busana di area tambak Resto Kampoeng Air, Sabtu (16/4/2022).

Sosok mayat itu, kali pertama ditemukan Supat (55) warga yang tinggal di RT 3 RW 2 desa setempat. Mayat itu ditemukan di area tambak, sebelah barat pintu keluar resto.

Kabag Humas Polres Pati, Iptu Sukarno mengatakan, awalnya, sekitar pukul 07.00 WIB Supat yang juga karyawan Resto Kampoeng Air ingin memantau alat berat yang digunakan normalisasi irigasi di sana.

Baca juga: Cari Sumber Bau Busuk, Dua Emak-Emak Pati Ini Malah Temukan Mayat di Samping Rumahnya

Namun ketika menuju lokasi alat berat itu, Supat terkejut. Ia melihat mayat tanpa busana terletak di area tambak sebelah barat atau pintu keluar Resto Kampoeng Air.

Supat kemudian lari dan segera memberitahukan kepada rekan-rekennya terkait temuannya itu. Mereka kemudian berbondong-bondong ke tempat kejadian untuk memeriksa temuan itu.

“(Mereka) menyaksikan (mayat). (Dan Supat tanya) apakah ada yang mengenal identitas orang (mayat) tersebut, namun tidak ada yang mengenalnya,” tutur Iptu Sukarno.Setelah itu, lanjut Iptu Sukarno, mereka melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Juwana. Lalu pihaknya dan tim medis dari Puskesmas Juwana mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Juwana, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Diduga penyebab kematian karena korban mempunyai riwayat penyakit dalam.“Karena tidak ada yang mengenali korban, sehingga (jenazah) dibawa ke kamar jenazah RSU RAA Soewondo Pati untuk dilakukan pemeriksaan bersama Unit Identifikasi," pungkas dia. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler