Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Kabupaten Pati, mempunyai 12 desa wisata baru. Wisata baru itu ditetapkan Bupati Pati Haryanto di Bukit Pengusen, Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal, Sabtu (21/5/2022).

Ke-12 desa wisata ini yakni Desa Bakaran Wetan (Juwana), Pekuwon (Juwana), Sambiroto (Tayu), Larangan (Tambakromo), Mojoagung (Trangkil), Kertomulyo (Trangkil), Tluwuk (Wedarijaksa), Kedumulyo (Sukolilo), Klakahkasihan (Gembong), Pohgading (Gembong), Sidomulyo (Gunungwungkal) dan Gulangpongge (Gunungwungkal).

Desa-desa wisata ini mempunyai daya tarik berbeda-beda. Mulai dari daya tarik wisata pesisir pantai, pegunungan, religi hingga budaya.

Baca: 8 Pesona Desa Wisata Jrahi Pati, Sayang Kalau Dilewatkan

Penetapan dan peresmian desa wisata itu dihadiri Wakil Bupati Saiful Arifin, Kodim 0718 Letkol Inf Catur Irawan, sejumlah anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Rekso Suhartono, Kepala Bidang Pengembangan Destini Wisata Dinporapar Jawa Tengah, Purwanto dan beberapa OPD terkait.

Kepala Dinporapar Kabupaten Pati Rekso Suhartono mengatakan, penetapan desa wisata ini merupakan salah satu langkah untuk membangun kepariwisataan di Kabupaten Pati serta sebagai mitra pemerintah dalam melakukan promosi wisata.

Sebelum menetapkan 12 desa wisata ini, pihaknya melakukan penilaian kepada beberapa desa. Dari penelitian itu ditetapkan tiga desa menjadi desa wisata berkembang dan sembilan desa menjadi desa wisata rintisan.

"Ada 3 Desa Wisata berkembang, yakni, Gulangpongge, Bakaran Wetan, Kertomulyo. Sembilan desa lain katogeri rintisan," ujar Rekso dalam sambutannya.Dengan diresmikannya 12 desa wisata baru, total ada 16 desa wisata di Kabupaten Pati. Sebelumnya Kabupaten Pati empat desa wisata, yakni Desa Wisata Pancasila Jarhi (Gunungwungkal), Desa Talun (Kayen), Desa Tanggulsari (Tayu) dan Desa Bageng (Gembong)."Sebelum ini, kami meresmikan Desa Talun, Jrahi, Bageng dan Tunggulsari. Tambahnya desa wisata ini kunjungan wisatawan tambah agar PAD naik dan UMKM berkembang," kata Haryanto.Kepala Bidang Pengembangan Destini Wisata Dinporapar Jawa Tengah, Purwanto mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati ini. Ia menilai desa wisata sangat berpotensi meningkat kunjungan wisatawan."Ini merupakan hal yang perlu diapresiasi. Desa wisata sangat-sangat menjanjikan. Desa wisata dijawa Tengah ada 700 lebih. Semua bisa menggerakkan ekonomi desa. Ini usaha dan pembuktian, usaha di bidang wisata ndak ada matinya," pungkas Purwanto. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler