Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Sebanyak 12 desa wisata baru di Kabupaten Pati diresmikan. Dalam peresmian itu, mereka diminta untuk terus berinovasi guna meningkatkan daya tarik wisata.

Itu diungkapkan Kepala Bidang Pengembangan Destini Wisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Purwanto saat menghadiri penetapan 12 desa wisata di Bukit Pengusen, Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Sabtu (21/5/2022).

Menurutnya, kalau hanya mengandalkan objek wisata sudah banyak. Alangkah lebih baik bila dilengkapi dengan kebudayaan lokal yang tidak mati. Maka dari itu pengelola desa wisata diminta melibatkan warga setempat.

Baca: Pati Punya 12 Desa Wisata Baru

"Tidak menjual tiket. Tetapi harus ada paket, ada bersepeda, berkeliling kampung dan dipandu oleh pemandu wisata. Ini harus gotong royong agar desa wisata dilirik wisatawan," ujar Purwanto.

Bupati Pati Haryanto punya pendapat sama. Ia pun meminta pengelola desa wisata terus mengembangkan potensi desanya, sehingga wisatawan tidak kapok datang ke desa wisata.

"Jangan sampai wisatawan datang sekali. Kalau bisa ketagihan. Di Bali alam ditata. Di sini alam mendukung dana desa bisa digunakan pengembangan desa wisata," kata Haryanto.Ia menilai pengembangan desa wisata ini butuh peran serta semua masyarakat. Bila hal ini tidak dilakukan maka desa wisata sulit bertahan. Untuk itu, Haryanto meminta Dinporapar Kabupaten Pati mendampingi desa wisata."Buatlah event yang menarik yang bisa membuat wisatawan tertarik. Harus studi wisata desa yang berkembang agar lebih bagus. Disporapar harus mendampingi jangan dibiarkan. Yang kurang apa dibenahi agar menjadi baik," tuturnya."Jangan hanya puas di sini saja tetapi harus berkarya terus. Tidak hanya wisata lokal yang datang tetapi juga wisata luar," tandasnya. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler