Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Bus Jaya Utama mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Pati, Selasa (24/5/2022). Bus antarkota antarprovinsi itu menyeruduk truk dum yang sedang parkir.

Salah satu saksi mata, M Mursidul Azmi (27), mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Waktu itu bus tujuan Surabaya bernopol L 7158 UB sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Dari Demak sudah melaju dengan kecepatan tinggi mas,” ujar Azmi yang juga penumpang bus tersebut saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca: 34 Kecelakaan Terjadi di Pati Selama Operasi Ketupat Candi

Ketika sampai di Lingkar Selatan Pati, lanjut Azmi, tepatnya di Desa Gajahmati, Kecamatan Pati, sopir bus tak kuasa menghindari dump truk bernopol H 1569 UE yang sedang parkir. Tabrakan pun tak terhindarkan.

Akibat peristiwa itu, sejumlah penumpang bus mengalami luka-luka. Namun, sopir bus diduga melarikan diri.
Akibat peristiwa itu, sejumlah penumpang bus mengalami luka-luka. Namun, sopir bus diduga melarikan diri.“Dari Demak sudah kecepatan penuh. Mau menyalip ini ndak bisa mengendalikan. Dan sudah mencoba mengerem, kira-kira 25 meter. Lalu menabrak,” tutur dia.“Banyak yang dibawa ke rumah sakit. Bahkan ada yang kakinya buntung,” lanjut dia.Saat kejadian, dump truk tengah mengganti ban belakang. Lantaran membawa muatan pasir, sopir tidak berani memarkirakan terlalu menepi. Namun mereka sudah memberikan tanda hati-hati. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler