Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Pemerintah pusat resmi mencabut subsidi minyak goreng curah per 31 mei 2022 lalu. Meski demikian, itu tidak mempengaruhi harga minyak goreng curah di Kabupaten Pati.

Salah satunya toko minyak goreng di Kabupaten Pati, Toko Fatimah. Toko yang berada di Jalan Pati-Gembong Pati ini masih membandrol harga terjangkau.

Pemilik toko, Rudi Sulistiantono mengungkapkan, pihaknya menjual minyak goreng seharga Rp 13.800 sampai dengan Rp 14.000 per kilogram.

Baca: Masalah Minyak Goreng Belum Selesai, DPR Usul Kemendag dan Kemenperin Digabung

Harga ini masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah. HET minyak goreng curah sendiri sebesar Rp 15.500 per kg.

“Kalau harga masih stabil-stabil saja. Tetapi kebijakan ini membuat kita bingung. Naik atau tidak. Tapi di kami harganya stabil Rp 13.800 per kg untuk pedagang dan Rp 14.000 per kg untuk eceran,” ujar Rudi saat ditemui, Sabtu (4/6/2022).

Meski begitu, ia mengatakan pendistribusian sempat tersendat pekan lalu. Namun, itu bukan karena kebijakan pemerintah yang mencabut subsidi minyak curah, tetapi karena adanya bencana rob yang menghantam beberapa kota di Jawa Tengah.

“Sekarang sudah lancar lagi. Ndak ada masalah di pendistribusian,” kata dia.Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disdagperin Pati, Kuswantoro, mengatakan belum menerima perintah ataupun informasi resmi terkait harga eceran tertinggi minyak goreng curah di pasaran.Ia mengungkapkan harga minyak goreng curah di pasaran masih stabil. Pihak Disdagperin Pati pun terus melakukan pemantauan terkait harga minyak goreng curah.“Kami pantau masih stabil harga minyak goreng curah-nya,” kata dia.Lebih lanjut, Kuswantoro memastikan bahwa harga minyak goreng curah di agen tetap dibawah HET. Namun di ranah penjual eceran harga bisa lebih tinggi dari HET sekitar Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per liter. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler