Pemberangkatan Calon Haji asal Pati Ini Tertunda Gara-Gara Fotonya Tertukar
Umar Hanafi
Kamis, 9 Juni 2022 11:35:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Seorang calon haji Kabupaten Pati gagal berangkat ke tanah suci berama kloternya pada Sabtu (4/6/2022) lalu. Ini dikarenakan visa-nya salah cetak. Pemberangkatan lelaki yang bernama Laso ini tertunda untuk sementara waktu.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Pati, Abdul Hamid memaparkan visa yang bersangkutan terpampang foto perempuan. Padahal, yang bersangkutan adalah laki-laki.
"Itu jamaah dari kloter 2. Ketika sudah sampai di sana (embarkasi), visa-nya turun ternyata ada salah cetak dari Kedutaan (Arab Saudi)," ujar Abdul Hamid saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/6/2022).
Baca: 695 Calon Haji Pati Diberangkatkan Malam Ini
Atas insiden ini, calhaj ini terpaksa kembali ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Sementara visa-nya dikembalikan ke Kedutaan Arab Saudi di Jakarta untuk dilakukan perbaikan.
"Bukan salah nempel paspor foto tetapi salah cetak visa. Ketika dicek fotonya perempuan tapi identitasnya lelaki. Maka (visa-nya) kita kembalikan ke direktorat untuk diteruskan ke kedutaan," kata Abdul Hamid.
Abdul Hamid melanjutkan, visa perbaikan sudah turun pada Rabu (8/6/2022) malam. Rencananya yang bersangkutan diberangkatkan bersama kloter 10. Ia diberangkatkan bersama jemaah calon Haji dari Kabupaten Rembang ke Kota Madinah untuk mengikuti Salat Arbain atau 40 salat wajib di Masjid Nabawi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Pati, Abdul Hamid. (Murianews/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Seorang calon