Biar Melek Digitalisasi Bisnis, 50 UMKM Jateng Belajar Bareng di Pati
Umar Hanafi
Selasa, 26 Juli 2022 16:28:33
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Sebanyak 50 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dilatih digitalisasi bisnis. Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Provinsi Jawa Tengah.
Acara itu digelar di Pati Hotel selama dua hari, Senin (25/7/2022) hingga Selasa (26/7/2022). Adapun peserta merupakan UMKM anggota GKN se-Jateng.
Dari 50 peserta, 15 di antaranya merupakan pelaku UMKM asal Kabupaten Pati. Mereka mendapatkan materi pengembangan kewirausahaan melalui platform digital.
Muhammad Choirul Chakim selaku pemateri dalam pelatihan digitalisasi itu menjelaskan, rata-rata kelemahan pelaku usaha kecil adalah manajemen pencatatan produksi.
Kacaunya pencatatan membuat pelaku usaha sulit menentukan harga pokok penjualan (hpp). Akibatnya, uang produksi dan hasil penjualan tercampur.
Baca: Pelaku UMKM Pati Dilatih Marketing Online
Kondisi itu membuat pelaku usaha tidak mengetahui untung ruginya. Jika kondisi itu terus terjadi, tentu bakal menghambat kemajuan usaha yang ditekuni.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pelatih digitalisasi bisnis Dewan Pengurus Daerah Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Provinsi Jawa Tengah di Pati Hotel. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Sebanyak 50 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dilatih digitalisasi bisnis. Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Provinsi Jawa Tengah.
Acara itu digelar di Pati Hotel selama dua hari, Senin (25/7/2022) hingga Selasa (26/7/2022). Adapun peserta merupakan UMKM anggota GKN se-Jateng.
Dari 50 peserta, 15 di antaranya merupakan pelaku UMKM asal Kabupaten Pati. Mereka mendapatkan materi pengembangan kewirausahaan melalui platform digital.
Muhammad Choirul Chakim selaku pemateri dalam pelatihan digitalisasi itu menjelaskan, rata-rata kelemahan pelaku usaha kecil adalah manajemen pencatatan produksi.
Kacaunya pencatatan membuat pelaku usaha sulit menentukan harga pokok penjualan (hpp). Akibatnya, uang produksi dan hasil penjualan tercampur.
Baca: