Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Pati, Jawa Tengah sudah melebihi kuota yang sudah ditentukan. Itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, Hadi Santosa, Rabu (27/7/2022).
Berdasarkan data yang dimilikinya, penggunaan BBM jenis Pertalite di Kabupaten Pati hingga akhir Juni sudah mencapai 56.818 kilo liter. Jumlah ini sudah 134,5 persen dari kuota yang ditentukan. Kuota Pertalite di Pati sendiri pada 2022 ini hanya 42.229 kilo liter.
”Untuk konsumsi Pertalite sudah melebihi kuota. Sudah 134,5 persen dari kuotanya 42.229 kilo liter. Hingga akhir Juni sudah 56.818 kilo liter,” ujar Hadi.
Baca: Pertalite di Sejumlah SPBU Pati Kosong
Meski begitu, saat ini Kabupaten Pati tetap mendapatkan stok Pertalite dari Pertamina. Setiap bulannya Kabupaten Pati mendapat stok sebanyak 7.500 liter sampai 10.000 liter per bulan.
Hadi menduga, peningkatan konsumsi Pertalite di masyarakat akibat naiknya harga Pertamax. Ini membuat beberapa masyarakat yang sebelumnya menggunakan Pertamax beralih ke Pertalite.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Stok Pertalite di salah satu SPBU di Kabupaten Pati kosong. (MURIANEWS/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Pati, Jawa Tengah sudah melebihi kuota yang sudah ditentukan. Itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, Hadi Santosa, Rabu (27/7/2022).
Berdasarkan data yang dimilikinya, penggunaan BBM jenis Pertalite di Kabupaten Pati hingga akhir Juni sudah mencapai 56.818 kilo liter. Jumlah ini sudah 134,5 persen dari kuota yang ditentukan. Kuota Pertalite di Pati sendiri pada 2022 ini hanya 42.229 kilo liter.
”Untuk konsumsi Pertalite sudah melebihi kuota. Sudah 134,5 persen dari kuotanya 42.229 kilo liter. Hingga akhir Juni sudah 56.818 kilo liter,” ujar Hadi.
Baca: