Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Proses pembersihan puing-puing sisa banjir bandang di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati, Jawa Tengah belum kelar hingga Selasa (2/8/2022).

Kepala Desa Tunjungrejo, Mochamad Ali Zuhri mengatakan, pembersihan sisa banjir bandang baru 50 persen. Saat ini, satu alat berat dan satu dump truk dikerahkan untuk membersihkan sisa puing-puing banjir bandang.

”Ini tinggal membersihkan area. Pembersihan baru 50 persen. Untuk alat yang dikerahkan ada satu alat berat dan satu dump truk,” ujar Ali kepada Murianews.

Baca: Perbaikan Tanggul Sungai Sat Pati Capai 80 Persen

Belum selesai pembersihan puing-puing ini lantaran pihaknya menunggu perbaikan tanggul Sungai Sat yang jebol Kamis (14/7/2022) dini hari. Saat ini tanggul Sungai Sat sudah terbangun 80 persen, sehingga pembersihan puing-puing bisa dilakukan.

Ali khawatir bila pembersihan tidak menunggu tanggul baik terlebih dahulu, banjir bandang kembali terjadi lagi ketika curah hujan tinggi. Proses pembersihan puing-puing pun percuma.
Ali khawatir bila pembersihan tidak menunggu tanggul baik terlebih dahulu, banjir bandang kembali terjadi lagi ketika curah hujan tinggi. Proses pembersihan puing-puing pun percuma.Diketahui, tanggul Sungai Sat jebol sekitar sepanjang 30 meter, Kamis (14/7/ 2022) lalu. Jebolnya tanggul ini membuat belasan rumah di desa itu mengalami kerusakan. Mulai dari hilang, rusak berat hingga rusak sedang.Bencana yang menerjang desa ini merupakan kedua kalinya pada 2022. Sebelumnya, pada akhir Juni lalu, bencana serupa juga menerjang belasan rumah di Desa Tunjungrejo.Warga masih menunggu pemberian bantuan untuk membangun rumah-rumah yang mengalami kerusakan. Pihak Pemerintah Kabupaten Pati masih melakukan pemetaan anggaran untuk membantu meringankan korban bencana banjir bandang. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler