Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati menggelar Gebyar Lunas PBB-P2 di Pendapa Kabupaten Pati, Rabu (3/8/2022).

Dalam acara itu, puluhan doorprize dibagikan untuk warga yang taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Bekerjasama dengan Bank Jateng, BPKAD Pati membagikan 21 sepeda, 21 TV 32 inch, 21 kulkas dan 21 rice cooker kepada warga taat pajak yang beruntung. Doorprize ini dibagikan di setiap kecamatan di Kabupaten Pati.

”Ini adalah Gebyar Lunas PBB-P2. Tujuannya memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang sudah lunas. Kita  berikan agar wajib pajak melunasi,” ujar Kepala BPKAD Sukardi.

Baca: Triwulan II Realisasi PBB Pati Capai Rp 18 Miliar

Ia mengungkapkan sepeda diberikan kepada wajib pajak yang melunasi PBB-P2 tercepat di setiap kecamatan dan TV digital diberikan kepada wajib pajak yang lunas ke 699 di setiap kecamatan. Angka 699 ini sesuai hari jadi Pati tahun ini.

Kemudian, kulkas diberikan kepada wajib pajak yang membayar di atas Rp 300 ribu dan lunas tercepat di setiap kecamatan. Sedangkan rice cooker diberikan kepada wajib pajak lunas pertama di desa setiap kecamatan.”Jadi bukan undian. Kalau undian harus ada izin juga di Departemen Sosial. Doorprize ini yang penting bisa merata, semua kecamatan dapat,” kata Sukardi.Bupati Pati Haryanto menambahkan, penghargaan ini dilakukan bukan metode undian  agar setiap kecamatan mendapatkan hadiah. Sehingga doorprize tidak menumpuk di beberapa kecamatan saja.”Memang dengan pemerataan, karena kalau diundi yang dapat mengelompok. Ini doorprize jadi dibagi rata. Terima kasih Bank Jateng yang memberikan hadiah-hadiah,” tandas Haryanto. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News