Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Pasien suspek cacar monyet di Pati, Jawa Tengah dinyatakan negatif menderita virus monkeypox. Itu setelah hasil laboratorium sampel pasien keluar.

Kabar itu diungkapkan Bupati Pati Haryanto saat menghadiri pembukaan Pragolo Pati Festival 2022 di Plaza Pragolo, Jumat (5/8/2022). Pihaknya mengetahui hasil laboratorium ini pada Kamis (4/8/2022) malam.

”Ndak ada itu. Kemarin ada indikasi seperti (cacar monyet) itu. Tetapi setelah hasil laboratorium keluar, negatif. Bukan cacar monyet itu,” ujar Haryanto kepada awak media.

”Kemarin kan pada tanya itu, saya belum bisa menjawab karena saya belum dapat data detail. Terus tadi malam saya minta untuk mengecek lagi ternyata hasilnya negatif. Jadi bukan cacar monyet,” tandasnya.

Baca: Hasil PCR Keluar, 1 Pasien Suspek Cacar Monyet di Jateng Dinyatakan Negatif

Meskipun demikian, ia meminta kepada masyarakat untuk waspada dan menjaga protokol kesehatan, terutama memakai masker. Selain bisa melindungi dari virus corona, memakai masker juga bisa melindungi pemakaian dari virus monkeypox yang ditularian dari hewan.
Meskipun demikian, ia meminta kepada masyarakat untuk waspada dan menjaga protokol kesehatan, terutama memakai masker. Selain bisa melindungi dari virus corona, memakai masker juga bisa melindungi pemakaian dari virus monkeypox yang ditularian dari hewan.”Kita terus waspada. Apalagi kita masih pandemi Covid-19. Kita belum bebas dari pandemi. Kita hati-hati dengan memakai protokol kesehatan,” pungkas Haryanto.Sebelumnya dikabarkan seorang sopir asal Kabupaten Pati diduga mengidap cacar monyet. Dugaan ini muncul lantaran gejala yang dialami lelaki ini mirip seperti gejala cacar monyet.Lelaki berumur 55 tahun ini pun berobat di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Pati pada 29 Juli lalu. Setelah diperiksa, dokter yang menanganinya menetapkan pasien ini sebagai suspek cacar monyet. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler