Pengusaha Tepung Kanji Pati Bentuk Asosiasi, Ini Alasannya
Umar Hanafi
Jumat, 12 Agustus 2022 17:50:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Para pengusaha tepung kanji atau tapioka di Kabupaten Pati, Jawa Tengah membentuk Asosiasi Tapioka Pati (Atap). Asosiasi itu rencana dideklarasikan September 2022 nanti.
Pembentukan asosiasi itu, diharapkan dapat memangkas rantai penjualan ketela. Di mana, sebelumnya rantai penjualan ketela banyak dikuasai makelar yang dinilai terlalu mengatur harga.
Sebelumnya, para pengusaha tepung kanji itu berkumpul di Ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati, Rabu (10/8/2022).
Agenda itu jadi cikal bakal pembentukan organisasi itu dan menunjuk pengusaha tepung tapioka Kecamatan Margoyoso, Karwito menjadi Ketua Atap.
Baca: Kampanyekan Anti Suap, PN Pati Gelar Jalan Sehat
Ketika dihubungi, Karwito menilai asosiasi ini bertujuan agar bisa memangkas peran makelar. Menurutnya, saat ini makelar telah menguasai pasar ketela dan memberi beban harga yang tinggi kepada para penguasa tepung tapioka.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Proses pembuatan tepung tapioka di salah satu perusahaan di Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. (Murianews/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Para pengusaha tepung kanji atau tapioka di Kabupaten Pati, Jawa Tengah membentuk Asosiasi Tapioka Pati (Atap). Asosiasi itu rencana dideklarasikan September 2022 nanti.
Pembentukan asosiasi itu, diharapkan dapat memangkas rantai penjualan ketela. Di mana, sebelumnya rantai penjualan ketela banyak dikuasai makelar yang dinilai terlalu mengatur harga.
Sebelumnya, para pengusaha tepung kanji itu berkumpul di Ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati, Rabu (10/8/2022).
Agenda itu jadi cikal bakal pembentukan organisasi itu dan menunjuk pengusaha tepung tapioka Kecamatan Margoyoso, Karwito menjadi Ketua Atap.
Baca: