Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Peringatan Haul KH Syansuri di Desa Tayu Kulon, Kecamatan Tayu, Pati, Jawa Tengah, Minggu (14/8/2022), dihadiri sejumlah tokoh penting.

Di antaranya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang datang bersama suami sekitar pukul 15.30 WIB. Sekitar satu jam lamanya Ida Fauziyah berada di lokasi haul.

Hadir juga dalam acara itu, anggota DPR RI dari Partai Gerindra Sudewo, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU KH Abdussalam Shohib, Bupati Blora Arief Rohman dan beberapa tokoh lainnya. Sementara itu, Bupati Pati Haryanto diwakilkan oleh Camat Tayu Imam Rifai.

Baca juga: Tradisi Buka Luwur Mbah Panggung di Langgardalem Kudus Kembali Digelar, Ini Acara Pembukanya

Dalam sambutannya, Menteri Ida mengaku menyempatkan hadir dalam haul ini lantaran kagum dengan ketokohan KH Syansuri. KH Syansuri merupakan ayah pendiri NU, KH Bisri Syansuri.

Baginya, ketokohan KH Syansuri dalam mendidik anak sehingga menjadi tokoh besar bangsa Indonesia perlu dicontoh.

”Saya belajar dari Bisri Syansuri. Di balik tokoh kebesaran Bisri Syansuri ada tokoh KH Syansuri bin Abdusshomad. Sekali lagi melihat Bisri Syansuri maka melihat KH Syansuri,” ujar menteri dari PKB ini.
”Saya belajar dari Bisri Syansuri. Di balik tokoh kebesaran Bisri Syansuri ada tokoh KH Syansuri bin Abdusshomad. Sekali lagi melihat Bisri Syansuri maka melihat KH Syansuri,” ujar menteri dari PKB ini.Ida menilai, negara Indonesia berhutang banyak kepada tokoh-tokoh semacam ini. Tugas negara dalam mencerdaskan bangsa dibantu oleh kiai seperti KH Syansuri.”Kami berhutang banyak kepada tokoh-tokoh seperti Bisri syansuri. Yang mendidik masyarakat tanpa meminta balas jasa dari negara. Tugas-tugas negera ini diambil KH Syansuri bin Abdusshomad,” pungkas dia.Sebelum meninggalkan tempat acara, Ida menyempatkan diri untuk berziarah ke makam KH Syansuri. Ia menyusul Wasekjen PBNU KH Abdussalam Shohib,  Bupati Blora Arief Rohman dan Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara, yaitu KH Charis Rohman  yang sebelumnya terlebih dahulu berziarah.  Reporter: Umar HanafiEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler