Soal Kantor DPRD Pati dan Dua OPD Dibobol Maling, Ini Kata Pj Bupati
Umar Hanafi
Sabtu, 27 Agustus 2022 16:21:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Peristiwa pencurian di Kantor DPRD Kabupaten Pati, Satpol PP Pati, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pati menjadi perhatian.
Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro berharap kasus itu menjadi pelajaran semua instansi pemerintahan di Kabupaten Pati.
Di mana, bila ada orang datang dan mengaku disuruh pejabat terkait, petugas jaga diharap melakukan klarifikasi lebih dulu. Lebih lagi, mereka datang di luar jam kedinasan.
”Ini menjadi pelajaran bagi semua. Kalau ada orang yang datang di luar jam kedinasan mudah-mudahan bisa diantisipasi. Baik itu suruhan si B, si C,” ujar Henggar, Sabtu (27/8/2022).
Baca: Ini Kronologi Pencurian di Kantor Satpol PP Pati
Ia berharap kasus serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. Pihaknya juga bakal memperketat penjagaan agar orang asing tidak mudah masuk ke kantor OPD di luar jam kerja.
”Kami ikuti saja perkembangannya (kasus ini di kepolisian). Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi. Setelah ini harus diantisipasi. Siapa pun yang mau masuk dengan alasan tertentu, ya sudah ndak bisa lagi,” kata dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Police line di Gedung DPRD Kabupaten Pati. (Murianews/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Peristiwa pencurian di Kantor DPRD Kabupaten Pati, Satpol PP Pati, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pati menjadi perhatian.
Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro berharap kasus itu menjadi pelajaran semua instansi pemerintahan di Kabupaten Pati.
Di mana, bila ada orang datang dan mengaku disuruh pejabat terkait, petugas jaga diharap melakukan klarifikasi lebih dulu. Lebih lagi, mereka datang di luar jam kedinasan.
”Ini menjadi pelajaran bagi semua. Kalau ada orang yang datang di luar jam kedinasan mudah-mudahan bisa diantisipasi. Baik itu suruhan si B, si C,” ujar Henggar, Sabtu (27/8/2022).
Baca: