Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Dua cewek diduga pasangan lesbian turut diamankan Satpol PP Kabupaten Pati, Jawa Tengah dalam razia yang digelar Jumat (2/9/2022).

Mereka ikut terjaring dalam razia pasangan tak resmi di Pati. Pihak Satpol PP Kabupaten Pati pun membawa mereka ke kantor.

”Dari sebelas pasangan yang terjaring, di antara itu ada pasangan putri. Dugaan ada satu pasangan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual Transgender),” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiyono kepada Murianews.

Baca: Amankan Sebelas Pasangan Tak Sah, Satpol PP Pati Temukan Ini

Pihaknya pun mendata, membina dan meminta pasangan ini mendatangi surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak sebelas pasangan kumpul kebo terjaring razia sedang berduaan di kos belakang PN Pati, Jumat pagi.

Setelah dimintai keterangan, ternyata mereka tidak bisa menunjukkan bukti bahwa sudah menikah secara resmi.
Setelah dimintai keterangan, ternyata mereka tidak bisa menunjukkan bukti bahwa sudah menikah secara resmi.Hanya satu pasangan yang bisa menunjukkan sudah menikah. Itu pun nikah sirri atau tidak resmi berdasarkan hukum negara.Belasan sejoli ini dari berbagai daerah. Mulai dari Jawa Tengah seperti dari Kabupaten Pati, Magelang dan Kudus. Hingga luar Jawa Tengah seperti dari Malang, Bandung hingga Sukabumi.Dalam razia ini, pihaknya melibatkan berbagai instansi. Mulai dari TNI-Polri hingga dinas terkait seperti Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak & Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati.”Prinsip kami ini untuk menertibkan agar hal ini tidak terulang lagi,” pungkas Sugiyono. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler