BLT BBM Disebut Berpotensi Salah Sasaran, Anggota DPRD Pati Minta DTKS Diupdate
Umar Hanafi
Senin, 19 September 2022 19:23:14
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Penyaluran bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) dinilai berpotensi salah sasaran. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diperbarui terus menerus.
”Kami mengusulkan ke Dinsos agar data ini (Penerima BLT) supaya diperbarui. Sehingga yang menerima BLT BBM tepat sasaran. Karena, biasanya pakai data lama, sedang ada sejumlah pihak yang pertanyakan,” ujar Wakil Ketua ll DPRD Pati Hardi, Senin (19/9/2022).
Bila ini tidak dilakukan, ia khawatir penyaluran BLT BBM tidak tepat sasaran. Terlebih, banyak masyarakat yang mengeluh pada pihaknya tantang kenaikan harga BBM.
”Jadi Dinsos perlu evaluasi data. Saya sendiri sudah sering meminta Dinsos untuk perbaikkan BLT non BBM. Tapi Alhamdulillah, sedikit demi sedikit sudah diperbaiki,” kata politisi Gerindra itu.
Baca: Penerima BLT BBM di Pati Wajib Sudah Vaksin Booster
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Penyaluran BLT BBM di Kantor Pos pada Kamis (8/9/2022) lalu. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Penyaluran bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) dinilai berpotensi salah sasaran. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diperbarui terus menerus.
”Kami mengusulkan ke Dinsos agar data ini (Penerima BLT) supaya diperbarui. Sehingga yang menerima BLT BBM tepat sasaran. Karena, biasanya pakai data lama, sedang ada sejumlah pihak yang pertanyakan,” ujar Wakil Ketua ll DPRD Pati Hardi, Senin (19/9/2022).
Bila ini tidak dilakukan, ia khawatir penyaluran BLT BBM tidak tepat sasaran. Terlebih, banyak masyarakat yang mengeluh pada pihaknya tantang kenaikan harga BBM.
”Jadi Dinsos perlu evaluasi data. Saya sendiri sudah sering meminta Dinsos untuk perbaikkan BLT non BBM. Tapi Alhamdulillah, sedikit demi sedikit sudah diperbaiki,” kata politisi Gerindra itu.
Baca: