Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Penyaluran bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) dinilai berpotensi salah sasaran. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diperbarui terus menerus.

”Kami mengusulkan ke Dinsos agar data ini (Penerima BLT) supaya diperbarui. Sehingga yang menerima BLT BBM tepat sasaran. Karena, biasanya pakai data lama, sedang ada sejumlah pihak yang pertanyakan,” ujar Wakil Ketua ll DPRD Pati Hardi, Senin (19/9/2022).

Bila ini tidak dilakukan, ia khawatir penyaluran BLT BBM tidak tepat sasaran. Terlebih, banyak masyarakat yang mengeluh pada pihaknya tantang kenaikan harga BBM.

”Jadi Dinsos perlu evaluasi data. Saya sendiri sudah sering meminta Dinsos untuk perbaikkan BLT non BBM. Tapi Alhamdulillah, sedikit demi sedikit sudah diperbaiki,” kata politisi Gerindra itu.

Baca: Penerima BLT BBM di Pati Wajib Sudah Vaksin Booster

Diketahui, ada sekitar 129 ribu keluarga yang mendapatkan bantuan pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Penyaluran sudah dimulai sejak Kamis (8/9/2022) lalu.Pada termin pertama, BLT BBM dialokasikan untuk sekira 43 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total target sebanyak 129 ribu keluarga penerima manfaat (KPM).Setiap KPM mendapatkan BLT BBM dengan nilai total Rp 600 ribu. Bantuan ini disalurkan sebanyak dua kali atau Rp 300 ribu setiap penyaluran. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler