Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Rencana proyek Jalan Tol Demak-Tuban berpotensi melalui daerah rawan banjir Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo.
”Memang wacana saat sosialisasi karena trase atau jalur tol menyusuri sungai Juwana. Jadi kemarin disampaikan ada beberapa desa yang dilalui rawan banjir,” kata Tulus, Sabtu (1/10/2022).
”Jadi tim Amdal kontruksi juga ada jawaban, bahwa jalan tol tidak dibawah semua, tapi juga pakai layang dan ini akan ada kajian,” imbuhnya.
Saat ini, pihaknya bersama tim Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) melakukan kajian terkait bentuk kontruksi jalan tol layang ini. Mengingat ada beberapa desa di Pati rawan banjir yang dilalui Jalan Tol Demak-Tuban.
Baca: Panjang Tol Demak-Tuban di Kudus Menyusut
Meski begitu, Tulus tidak menjelaskan secara rinci desa mana saja yang diketahui rawan banjir itu. Tetapi, ia menegaskan memang beberapa desa yang dilalui merupakan desa rawan banjir karena menyusuri Sungai Juwana.
”Kalau perencanaan jalan tol prosesnya memang baru Amdal. Kami tidak bisa berbicara banyak,” tambahnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Rencana proyek Jalan Tol Demak-Tuban berpotensi melalui daerah rawan banjir Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo.
”Memang wacana saat sosialisasi karena trase atau jalur tol menyusuri sungai Juwana. Jadi kemarin disampaikan ada beberapa desa yang dilalui rawan banjir,” kata Tulus, Sabtu (1/10/2022).
”Jadi tim Amdal kontruksi juga ada jawaban, bahwa jalan tol tidak dibawah semua, tapi juga pakai layang dan ini akan ada kajian,” imbuhnya.
Saat ini, pihaknya bersama tim Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) melakukan kajian terkait bentuk kontruksi jalan tol layang ini. Mengingat ada beberapa desa di Pati rawan banjir yang dilalui Jalan Tol Demak-Tuban.
Baca: