Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Bencana banjir pada Sabtu (15/10/2022) ternyata tak hanya terjadi di Kecamatan Gabus saja. Lima kecamatan di sekitarnya juga dilaporkan banjir.

Kelima kecamatan itu yakni, Kecamatan Kayen, Tambakromo, Jakenan, Jaken, dan Batangan. Total 25 desa di enam kecamatan (termasuk Gabus) dilaporkan tergenang banjir.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait dampak banjir tersebut.

”Kira-kira (ada) 25 desa yang terdampak. Detailnya saya infokan kemudian. Jumlah desa dan nama desanya,” kata Martinus.

Berdasarkan data yang dihimpun Murianews, desa-desa yang terdampak di antaranya Desa Gabus dan Tanjunganom (Kecamatan Gabus).

Lalu, Desa Sinomwidodo, Karangawen, Mojomulyo, Sitirejo, Angkatan Kidul, Angkatan Lor, Kedalingan (Kecamatan Tambakromo) dan Desa Mantingan (Kecamatan Jaken). Kemudian beberapa desa di Kecamatan Batangan, Jakenan dan Kayen.
Lalu, Desa Sinomwidodo, Karangawen, Mojomulyo, Sitirejo, Angkatan Kidul, Angkatan Lor, Kedalingan (Kecamatan Tambakromo) dan Desa Mantingan (Kecamatan Jaken). Kemudian beberapa desa di Kecamatan Batangan, Jakenan dan Kayen.Baca: Korban Banjir di Gabus Pati: Ini yang Terparah Sejak 15 Tahun TerakhirMartinus memaparkan pihaknya sudah menerima laporan terkait bencana itu pada Jumat (14/10/2022) sekitar pukul 21.20 WIB. Kedalaman banjir bervariasi antara 10 cm hingga 80 cm.Setelah mendapati laporan itu, pihaknya segera menuju lokasi banjir di Kecamatan Tambakromo. Ia menduga banjir diakibatkan limpasan air sungai dari Pegunungan Kendeng lantaran tingginya intensitas hujan. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler