Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Sungai Gedong Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dibersihkan. Pembersihan itu dilakukan bersama-sama oleh anggota TNI-Polri dan pejabat setempat serta warga sekitar.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (21/10/20220 itu dilakukan usai banjir bandang melanda desa tersebut pada akhir pekan lalu. Diketahui, sungai itu mengalami pendangkalan.
Akibatnya, aliran menuju muara sungai tak lancar. Kondisi itu membuat daerah sekitar sungai rawan kebanjiran. Keadaan tersebut makin diperparah dengan adanya semak-semak di bantaran Sungai Gedong.
Baca: Sosiawan Leak Bongkar Tips Menulis di Depan Santri NU Pati
Selain warga, Camat Batangan Sujono, Danramil Batangan Kapten CBA Hendra Wharman, Kapolsek Batangan Iptu Heru Triasmoro Orbayanto, Kades Raci Mamik Eko Trimurti dan Supar dari Tim Damkar Kabupaten Pati juga ikut bersama-sama membersihkan sungai.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




TNI-Polri, pejabat serta warga membersihkan Sungai Gedong tepatnya Desa Raci, Kecamatan Batangan, Pati, Jawa Tengah, Jumat (21/10/22). (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Sungai Gedong Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dibersihkan. Pembersihan itu dilakukan bersama-sama oleh anggota TNI-Polri dan pejabat setempat serta warga sekitar.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (21/10/20220 itu dilakukan usai banjir bandang melanda desa tersebut pada akhir pekan lalu. Diketahui, sungai itu mengalami pendangkalan.
Akibatnya, aliran menuju muara sungai tak lancar. Kondisi itu membuat daerah sekitar sungai rawan kebanjiran. Keadaan tersebut makin diperparah dengan adanya semak-semak di bantaran Sungai Gedong.
Baca: