Kebut Raperda Pesantren, DPRD Pati Diminta Gandeng Ponpes
Umar Hanafi
Jumat, 4 November 2022 13:35:58
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Meskipun demikian, DPRD Kabupaten Pati diminta tidak tergesa-gesa. Mereka diminta ikut menggandeng pondok pesantren (Ponpes) di Bumi Mina Tani. Ini diperlukan agar Perda yang dihasilkan tidak mandul dan bermanfaat.
Itu terungkapkan dalam Audiensi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati bersama jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati dan beberapa pimpinan ponpes, Kamis (3/11/2022).
Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim pun meminta dalam tahapan ini aspirasi semua pihak diakomodir agar Raperda Pesantren ini sempurna dan bermanfaat bagi kalangan Ponpes.
’’Kita kawal terus karena tidak cukup sampai pada pembahasan ditingkat dewan. Tetapi barangkali masukan masyarakat masih perlu kita pertimbangkan untuk penyempurnaan dari naskah akademik dari Raperda itu,’’ ujar KH Yusuf.
Baca: Pembahasan Raperda Pesantren Sempat Mandek, DPRD Pati Minta Maaf
Diharapkan Perda nanti juga mengakomodir kearifan lokal yang ada di Kabupaten Pati. Mengingat Pati memiliki ciri khas sendiri.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



