Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


LBH Ansor Pati melaporkannya lanteran, Faizal dinilai menghina Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf di akun Twitternya. Setidaknya ada enam cuitan yang membuat LBH Ansor Pati geram.

’’Beliau mendiskreditkan Ketua Umum PBNU melalui twiter. Ada enam cuitan yang mengandung unsur kebencian sara dan golongan,’’ kata Ketua LBH Ansor Pati Lukmanul Hakim usai memberikan laporannya pada polisi.

Salah satu cuitan yang dinilai menghina yakni ’’Dedengkot NU Yahya Staquf hina habaib sbg pengungsi, Menag Yaqut benturkan Islam & budaya, kini LD PBNU desak bubarkan Wahabi.

Rangkaian kejahatan politik bertopeng agama tsb, menegaskan ormas NU telah dibajak sbg alat kepentingan politik. Harus dilawan oleh umat Islam !’’

Baca: Siswa MTsN 1 Pati Raih Juara Duet Story Telling FESTA

Lukmanul mengatakan, pihaknya menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan menghargai pendapat seseorang. Dengan catatan, pendapat itu tidak menghina orang lain.

’’Hanya saja jika pendapat itu menghancurkan martabat orang lain, maka tindakan itu sangat bertentangan dengan kebudayaan di Indonesia. Ini mengganggu ruang publik,’’ kata dia.

Lukman mengaku proses penyelesaian dengan pendekatan kekeluargaan sudah pernah dilakukan. Mengingat perbuatan ini tidak pertama kali dilakukan.

Sebelumnya, Faizal Assegaf juga sempat melakukan perbuatan serupa. Saat itu pihaknya memaafkan, lantaran Faizal Assegaf meminta maaf dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan lagi.

Namun karena Faizal Assegaf mengulangi perbuatannya, pihaknya pun menyerat kasus ini ke kepolisian. ’’Laporan ini upaya akhir ini. Karena yang bersangkutan sudah melakukan beberapa kali,’’ kata dia.Baca: Pj Bupati Jepara Tanggung Biaya Perawatan Bocah Dianiaya AyahnyaKetua Cabang (PC) Gerapan Pemuda (GP) Ansor Pati, Syafiq Abdullah Muadz menambahkan laporan ini dibuat untuk memberikan efek jera kepada yang bersangkutan.’’Terkait laporan, kami ingin memberikan efek jera. Pertama dulu beliau pernah melakukan ujaran kebencian. Kemudian dia tabayyun dengan menandatangani surat yang bermaterai juga, dia siap tidak mengulangi lagi. Tetapi ini diulangi lagi,’’ tutur dia.Ia mengungkapkan selain LBH Ansor Pati, LBH Ansor lainnya juga melaporkan Faizal Assegaf.  Gus Syafiq berharap perbuatan serupa tidak diikuti oleh orang lain.’’Jadi ini akan serentak seluruh LBH Ansor se-Indonesia melaporkan hal ini. Kita memanfaatkan internet dengan hal yang positif lah. Jangan mengadu domba. Ansor adalah gerombolan lebah. Ketika ada satu tokoh kita, kiai kita, ulama kita yang dihina kita akan siap membela,’’ pungkasnya.Sementara itu, pihak kepolisian mengaku menerima laporan ini. Mereka akan mendalami dan menindaklanjuti terkait aduan ini.https://youtu.be/HP5jqSywepAReporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler