Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Modus penipuan itu menyasar sejumlah takmir musala dan masjid di Kabupaten Pati. Mereka mendapatkan pesan singkat dari seseorang yang mengaku Kasi Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Pati, Abdul Hamid.

Dalam pesan itu, disebutkan masjid atau musala yang diampu sasaran bakal mendapatkan bantuan dari Kemenag Pati.

Baca: Sediakan Air Bersih, Desa Keben Pati Dibangun Akuifer Buatan

’’Tadi banyak yang mendapat info dari WA mengatasnamakan saya. Seolah-olah ada bantuan untuk masjid dan musala. Kemudian dititipi bantuan untuk lembaga lain dan diminta mentransfer sejumlah uang ke lembaga lain yang dititipkan tersebut,’’ ujar Abdul Hamid kepada Murianews, Sabtu (26/11/2022).

Pihaknya pun memastikan hal itu hoaks. Ia pun meminta warga untuk mengadukan ke pihaknya bila mendapatkan pesan singkat semacam itu.

’’Bila mendapatkan informasi yang tidak jelas seperti itu, silahkan konfirmasi ke layanan aduan Kemenag Kabupaten Pati dengan nomor WhatsApp 0895321556000,’’ tutur dia.Ia mengatakan hingga saat ini belum ada warga yang mengaku mengirimkan uang atau percaya dengan pesan itu. Meski demikian, pihaknya khawatir ada warga yang tertipu dengan pesan itu.’’Maka kami imbau untuk mengecek ke pihak kami. Sementara belum ada yang mengaku sudah mengirim uang (menjadi korban, red),’’ pungkas dia. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler