Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya memaparkan beberapa desa di dua kecamatan ini terdampak banjir.

Desa-desa itu di antaranya Desa Kayen, Desa Srikaton dan Desa Trimulyo (Kecamatan Kayen) serta Desa Angkatan Kidul, Desa Angkatan Lor, Desa Sinomwidodo dan Desa Kedalingan (Kecamatan Tambakromo).

’’Banjir diakibatkan karena hujan deras dengan kurun waktu yang cukup lama di lereng pegunungan Kendeng sehingga air sungai meluap ke pemukiman warga,’’ ujar Martinus, Rabu (30/11/2022).

Baca: Banjir Pati: 30 Rumah Rusak dan 14 Hanyut

Ratusan rumah di desa-desa ini terdampak banjir. Ketinggian air berkisar 10 cm hingga 60 cm. Saat ini sebagian air pemukiman sudah mulai surut. Selain itu puluhan hektare sawah juga tergenang banjir hingga kini.

’’Desa Kayen 80 rumah yang terdampak, Desa Trimulyo kurang lebih 25 rumah, Desa Srikaton kurang lebih 35 rumah, Desa Sinomwidodo kurang lebih 195 rumah, Desa Angkatan Lor 35 rumah dan Desa Angkatan Kidul sekitar 30 rumah,” tutur Martinus.
’’Desa Kayen 80 rumah yang terdampak, Desa Trimulyo kurang lebih 25 rumah, Desa Srikaton kurang lebih 35 rumah, Desa Sinomwidodo kurang lebih 195 rumah, Desa Angkatan Lor 35 rumah dan Desa Angkatan Kidul sekitar 30 rumah,” tutur Martinus.Khusus Desa Srikaton, banjir ini juga diakibatkan terdapat tanggul jebol di dekat lapangan sepak bola. Panjang tanggul yang jebol ini sekitar 10 meter. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengulangi banjir ini.’’Kita menerjunkan tim ke lapangan untuk evakuasi warga dan barang warga ketempat yang lebih tinggi,’’ pungkas dia.Diketahui, banjir di dua kecamatan ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya dua kecamatan ini dan beberapa kecamatan lainnya di Kabupaten Pati juga diterjang banjir bandang. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler