Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya memaparkan beberapa desa di dua kecamatan ini terdampak banjir.
Desa-desa itu di antaranya Desa Kayen, Desa Srikaton dan Desa Trimulyo (Kecamatan Kayen) serta Desa Angkatan Kidul, Desa Angkatan Lor, Desa Sinomwidodo dan Desa Kedalingan (Kecamatan Tambakromo).
’’Banjir diakibatkan karena hujan deras dengan kurun waktu yang cukup lama di lereng pegunungan Kendeng sehingga air sungai meluap ke pemukiman warga,’’ ujar Martinus, Rabu (30/11/2022).
Baca: Banjir Pati: 30 Rumah Rusak dan 14 Hanyut
Ratusan rumah di desa-desa ini terdampak banjir. Ketinggian air berkisar 10 cm hingga 60 cm. Saat ini sebagian air pemukiman sudah mulai surut. Selain itu puluhan hektare sawah juga tergenang banjir hingga kini.
’’Desa Kayen 80 rumah yang terdampak, Desa Trimulyo kurang lebih 25 rumah, Desa Srikaton kurang lebih 35 rumah, Desa Sinomwidodo kurang lebih 195 rumah, Desa Angkatan Lor 35 rumah dan Desa Angkatan Kidul sekitar 30 rumah,” tutur Martinus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



