Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Setelah surut sejumlah petugas Puskesmas Gabus 1 sibuk membersihkan ruangan-ruangan yang terdampak banjir, Kamis (1/12/2022). Beberapa juga menyelamatkan dokumen-dokumen penting yang sebelumnya terendam banjir.

Jannah Puji Astuti Kasubag TU Puskesmas Gabus 1 memaparkan banjir mulai terjadi pada Rabu (30/11/2022) kemarin. Banjir ini imbas hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Pati.

’’Banjir mulai terjadi kemarin jam 14.00 WIB. Puncak banjir sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu ketinggian banjir di halaman Puskesmas 1 sekitar 50 cm,’’ kata Jannah.

Baca: Banjir, Ratusan Warga Sinomwidodo Pati Mengungsi

Meski sempat terkena banjir, pelayanan di sana masih tetap berjalan. Namun, baru sedikit warga yang datang ke sana karena jalan di depan Puskesmas masih digenangi banjir setinggi kurang lebih 30 cm.

’’Alhamdulillah semalam, penjaga malam sudah melakukan antisipasi sehingga beberapa berkas bisa diselamatkan,’’ ujar dia.

Selain Puskesmas Gabus 1, SDN 1 Gabus juga terdampak banjir. Sekolah yang terletak di depan Puskesmas Gabus 1 itu masih digenangi air hingga kini. Gerbang sekolah pun masih ditutup. Tidak ada aktivitas di dalamnya.

Petugas Penanggulangan Bencana Puskesmas Gabus 1, Didik Kunardi menambahkan, selain di Desa Gabus, beberapa desa lain di Kecamatan Gabus juga diterjang banjir.Baca: Perempuan 60 Tahun Tewas Terjebak Banjir di Tambakromo Pati’’Di antaranya Desa Tanjang, Plumbungan, Tanjunganom, Babalan, Gempolsari, Banjarsari, Soko, Penanggungan, Sunggingwarno dan Mintobasuki. Ini kedua yang terparah setelah September lalu,’’ imbuh dia.Ia memaparkan, pihaknya bakal blusukan untuk membantu korban banjir ini.’’Setelah ini kita akan blusukan. Memeriksa kesehatan masyarakat yang menjadi korban,’’ pungkas dia.https://youtu.be/iPoeN7NmrZ4Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler