Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sekitar 200 pohon ditanam dalam kesempatan itu. Penanaman dilakukan agar di kawasan yang dinilai kritis itu bisa hijau kembali. Para pengusaha melakukan penanaman pohon itu juga karena mereka sudah mengambil air di kawasan lereng Pegunungan Muria.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Mukhamad Tulus Budiarto mengatakan, pihaknya memang mendorong para pengusaha air minum untuk peduli terhadap lingkungan.
Baca: Akibatkan Banjir, Pegunungan Kendeng Pati Bakal Direboisasi
Terutama, lanjutnya, di kawasan yang terdampak aktivitas pengambilan air. Itu sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
’’Di amanat izin yang mereka pegang itu ada kewajiban yang harus dikembalikan lagi kepada masyarakat dan lingkungan. Dalam artian, menjaga sumber daya air yang mereka usahakan ini,’’ ujar Tulus di sela-sela penanaman pohon.
Sementara, Ketua Paguyuban Sedulur Air Pati Muci Herwanto mengatakan, penanaman pohon ini merupakan bagian dari kewajibannya untuk ikut bertangung jawab dalam perbaikan lingkungan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



