Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka menandatangani pakta integritas itu di depan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Agenda di Pendapa itu diselenggarakan oleh Ispektorat Daerah Kabupaten Pati dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia.

Acara itu dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, seluruh OPD dan kepala desa serta lurah. Namun dua kades berhalangan hadir lantaran sakit.

Dalam sambutannya, Ganjar meminta penandatanganan ini tidak hanya seremonial saja. Ia meminta seluruh kepala desa dan lurah di Kabupaten Pati berkomitmen untuk tidak korupsi.

Baca: Viral Warga Pelemgede Pati Mengaku Tak Tersentuh Bantuan, Kades Beri Klarifikasi

’’Ini harus ada pikiran dan hati. Saya baru pertama diundang, kades hadir, yang bicara anti korupsi. Semoga ini komitmen,’’ kata dia.

Ia pun menginginkan semua kades dan lurah di Pati punya program anti korupsi. Menurutnya, bila terwujud, program ini bakal berdampak besar dan tidak ada pemotongan anggaran pembangunan di desa-desa.

‘’Saya ingin Pati yang seluruh kadesnya punya program anti korupsi. Desa yang siap menjadi anti korupsi, ngacung (angkat tangan). Nanti inspektorat akan kami minta mendampingi,’’ ujar Ganjar diikuti angkat tangan seluruh hadirin.

Ia menilai kades maupun lurah di Jawa Tengah yang baik itu lebih banyak daripada yang kurang baik. Namun bila satu-dua kades bermain-main anggaran, maka semua kades dipandang buruk. Maka dari itu ia meminta semua kades untuk menjaga integritas.
Ia menilai kades maupun lurah di Jawa Tengah yang baik itu lebih banyak daripada yang kurang baik. Namun bila satu-dua kades bermain-main anggaran, maka semua kades dipandang buruk. Maka dari itu ia meminta semua kades untuk menjaga integritas.’’Rumangsamu (menurutmu), projek Rp 200 juta tidak mudah untuk dikorupsi. Kades yang baik di Jateng itu lebih banyak, integritas jauh lebih banyak, komitmen melayani jauh lebih banyak. Tetapi ada kades satu atau dua mbeling semua kena semua,’’ kata dia.Baca: Viral Warga Pelemgede Pati Mengaku Tak Tersentuh Bantuan, Kades Beri KlarifikasiHal senada diungkapkan Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro. Ia berharap pakta integritas ini tak hanya sekadar ditandatangani tetapi juga dilakukan.’’Yang bicara tidak hanya tangan, tetapi hati juga menandatangani sehingga ada tindakan,’’ kata Henggar.Usai memberikan sambutan, Ganjar dan Henggar menempelkan stiker anti korupsi di kendaraan dinas OPD Kabupaten Pati.https://youtu.be/8shbG71IX2wReporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler