Mereka dikukuhkan Penjabat (Pj) Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pati, Faiza Henggar, di Pendapa Kabupaten Pati. Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro dan pimpinan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga menghadiri acara ini.
Henggar mengatakan pengukuhan Bunda Forum Anak Kecamatan ini merupakan tindak lanjut pengukuhan Bunda Anak Provinsi Jawa Tengah dan Bunda Forum Anak Kabupaten Pati.
Baca: Dua Orang Mengaku Wartawan Peras Pengelola SPBU Tlogowungu Pati’’Harapan kami dengan pengukuhan ini kita dapat selalu berkomunikasi dengan anak-anak di masing-masing kecamatan. Harapan kami nanti sebetulnya kita menyosialisasikan
aja kawin bocah,’’ katanya.
Ia yakin Bunda Forum Anak Kecamatan ini bisa mencegah kekerasan terhadap anak. Maka dari itu, perlu dibentuknya Forum Anak tingkat desa.
’’Harapannya sinergi bunda forum anak dan harapanya nanti di tingkat desa. Kedepan kita berharap ada bunda forum anak ditingkat desa. Dan kita tunjukkan di Pati bisa,’’ kata dia.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati Indriyanto menambahkan Bunda Forum Anak ini dapat mamajukan dan menggerakkan Forum Anak di desa.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati Indriyanto menambahkan Bunda Forum Anak ini dapat mamajukan dan menggerakkan Forum Anak di desa.’’Ini memang suatu wadah yang diharapkan menjadi semacam
trigger untuk penegakkan dan perlindungan hak-hak anak. Salah satunya aja kawin bocah, ini sebagai satu bentuk jembatan antara anak-anak dan
stakeholder sehingga anak-anak di Pati ada komunikasi. Golnya adalah hak-hak anak terpenuhi,’’ kata dia.Menurutnya, dengan terpenuhi hak-hak anak, maka Kabupaten Pati dengan sendirinya akan menjadi daerah yang aman dan layak terhadap anak.’’Bunda Forum anak ini juga menjadi salah satu pelapor hak-hak anak dan pelapor bila ada kekerasan anak. Ini masih ada semoga dengan ini senakin menekan,’’ pungkas dia.Selain pengukuhan Bunda Forum Anak Kecamatan, sosialisasi desa ramah perempuan dan peduli anak serta penandatanganan komitmen dan sinergitas kinerja dalam rangka terwujudnya Anugerah Parahitha Ekapraya (APE) dan Kabupaten Layak Anak (KLA) juga digelar. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi
Murianews, Pati – Sebanyak 21 Bunda Forum Anak Kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dikukuhkan, Jumat (9/12/2022). Dalam pengukuhan itu, mereka mendapat pekerjaan rumah yang tak mudah, yakni mencegah perkawinan anak atau kawin bocah.
Mereka dikukuhkan Penjabat (Pj) Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pati, Faiza Henggar, di Pendapa Kabupaten Pati. Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro dan pimpinan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga menghadiri acara ini.
Henggar mengatakan pengukuhan Bunda Forum Anak Kecamatan ini merupakan tindak lanjut pengukuhan Bunda Anak Provinsi Jawa Tengah dan Bunda Forum Anak Kabupaten Pati.
Baca: Dua Orang Mengaku Wartawan Peras Pengelola SPBU Tlogowungu Pati
’’Harapan kami dengan pengukuhan ini kita dapat selalu berkomunikasi dengan anak-anak di masing-masing kecamatan. Harapan kami nanti sebetulnya kita menyosialisasikan
aja kawin bocah,’’ katanya.
Ia yakin Bunda Forum Anak Kecamatan ini bisa mencegah kekerasan terhadap anak. Maka dari itu, perlu dibentuknya Forum Anak tingkat desa.
’’Harapannya sinergi bunda forum anak dan harapanya nanti di tingkat desa. Kedepan kita berharap ada bunda forum anak ditingkat desa. Dan kita tunjukkan di Pati bisa,’’ kata dia.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati Indriyanto menambahkan Bunda Forum Anak ini dapat mamajukan dan menggerakkan Forum Anak di desa.
’’Ini memang suatu wadah yang diharapkan menjadi semacam
trigger untuk penegakkan dan perlindungan hak-hak anak. Salah satunya aja kawin bocah, ini sebagai satu bentuk jembatan antara anak-anak dan
stakeholder sehingga anak-anak di Pati ada komunikasi. Golnya adalah hak-hak anak terpenuhi,’’ kata dia.
Menurutnya, dengan terpenuhi hak-hak anak, maka Kabupaten Pati dengan sendirinya akan menjadi daerah yang aman dan layak terhadap anak.
’’Bunda Forum anak ini juga menjadi salah satu pelapor hak-hak anak dan pelapor bila ada kekerasan anak. Ini masih ada semoga dengan ini senakin menekan,’’ pungkas dia.
Selain pengukuhan Bunda Forum Anak Kecamatan, sosialisasi desa ramah perempuan dan peduli anak serta penandatanganan komitmen dan sinergitas kinerja dalam rangka terwujudnya Anugerah Parahitha Ekapraya (APE) dan Kabupaten Layak Anak (KLA) juga digelar.
Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi