Dapat Trauma Healing, Kesehatan Mental Anak-Anak Korban Banjir di Pati Dipulihkan
Umar Hanafi
Sabtu, 10 Desember 2022 11:47:03
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sejumlah dosen dan anggota organisasi kemahasiswaan turut andil dalam kegiatan di Dukuh Tamansari, Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati itu.
Mereka mengajak seratusan anak-anak bermain memainkan permainan tradisional. Diharapkan, sedikit demi sedikit trauma mereka terhadap bencana banjir dapat disembuhkan.
Baca: Dikukuhkan, Bunda Forum Anak Kecamatan di Pati Dapat PR Ini
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STAI Pati, Indar Wahyuni mengatakan, lokasi itu dipilih lantaran menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir.
’’Banyak anak-anak yang masih trauma. Mereka takut ketika melihat mendung. Melihat hujan juga takut. Trauma anak-anak ini perlu kita sembuhkan,’’ ujarnya, Sabtu (10/12/2022).
Menurut Indar, para warga berharap trauma healing itu digelar secara berkelanjutan dan tidak hanya diadakan oleh STAI Pati. Mengingat untuk mengatasi trauma, diperlukan terapi secara terus menerus.
’’Trauma healing ini perlu ada keberlanjutan. Beberapa anak murung dan diam. Kami ajak anak-anak agar ceria. Alhamdulillah, mereka ceria. Ini tidak cukup sekali namun perlu keberlanjutan,’’ kata dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



