Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tulang belulang manusia itu ditemukan Kamis (15/12/2022) sore di kawasan hutan Pegunungan Muria turut Dukuh Criwik.

Kasi Humas Polresta Pati AKP Pujianti mengatakan, pihaknya mendapati informasi itu setelah mendapatkan laporan dari warga terkait penemuan tersebut.

Mendapat laporan itu, Polsek Cluwak Polresta Pati bersama tim dari BPBD Jepara langsung menuju lokasi.

Baca: Tanggul Sungai Widodaren Pati Jebol, Ratusan Rumah Diterjang Banjir

’’Setelah dilakukan pengecekan ternyata lokasi tersebut masuk wilayah Dukuh Criwik, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati,’’ ujar dia, Jumat (16/12/2022).

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas tak menemukan identitas dari mayat yang sudah tinggal tulang belulang itu. Mayat kemudian dievakuasi dan diserahkan ke RSUD Soewondo Pati guna penangan selanjutnya.

Kemudian Unit Reskrim Polsek Gembong beserta piket Sat Reskrim dan Unit Identifikasi mengidentifikasi mayat tersebut.
Kemudian Unit Reskrim Polsek Gembong beserta piket Sat Reskrim dan Unit Identifikasi mengidentifikasi mayat tersebut.’’Mereka melakukan pemeriksaan mayat tersebut bersama dokter dari Pusekesmas Gembong dr Anita Lestriani,’’ tutur dia.Berdasarkan hasil pemeriksaan itu, korban menggunakan kaos berkerah yang biasa digunakan laki-laki. Tim identifikasi menduga mayat tersebut meninggal dua bulan lalu.’’Tulang tengkorak utuh namun gigi dan tulang rawan bagian wajah hilang, otak, kulit dan organ dalam tidak ada. Tulang keras tangan dan kaki masih utuh tidak ada bekas patah tulang. Dimungkinkan mayat tersebut sudah meninggal selama dua bulan lalu,’’ pungkas dia.Setelah pemeriksaan mayat di simpan di Ruang Pembersihan Jenazah RSU Soewondo Pati. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler