Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro dalam Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan dan Evaluasi Pendapatan Daerah Triwulan IV 2022 di Ruang Pragolo, Senin (19/12/2022) kemarin.

’’Untuk serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Pati mencapai 81,7 persen dari total anggaran belanja Rp 2,8 triliun per 30 November 2022,’’ ujar Henggar.

Baca: Sikat Peredaran Miras di Pati, Raperda Segera Disahkan

Ia menyebut ada lima organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Pati yang serapan anggarannya tergolong rendah. Yakni, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Pati, Dinas Ketahanan Pangan Pati, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Pati dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pati.

Adapun OPD dengan serapan anggaran tertinggi adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan Kesbangpol), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Inspektorat Daerah, serta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

’’Tentunya apa yang telah dilakukan patut saya apresiasi, karena telah berusaha untuk memenuhi capaian. Untuk ke depannya diharapkan dapat dijadikan bahan evalusi apakah target yang kita pasang terlalu rendah atau sebaliknya,’’ tutur Henggar.

Henggar menilai beberapa OPD serapan anggarannya masih rendah, lantaran adanya perubahan anggaran dan kebijakan penanganan inflasi.’’Kompensasi terkait kenaikan BBM. Kebijakannya harus ada dua persen dari Dana Transfer Umum masuk untuk penanganan itu. Nilainya sebesar Rp 5,7 miliar dan terdistribusi di beberapa OPD,’’ kata dia.Ia pun berharap Desember ini, serapan anggaran bisa digenjot. Menurutnya, ini penting agar program yang sudah direncanakan berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.’’Jika ada kendala mohon dikomunikasikan secepatnya kepada Sekda Pati,’’ pungkas dia. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler