Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut data Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pati, total ada 1.477 hektare lahan sawah yang ditanami padi terendam banjir. Dari jumlah itu, sebanyak 652 hektare dinyatakan puso atau 40 persennya.

Sawah-sawah yang mengalami puso itu tersebar di delapan kecamatan. Adapun perinciannya, 18 hektare di Kecamatan Pati, 16 hekare di Margorejo dan 166 hektare di Jakenan.

Baca: Jalan Longsor di Kayen Pati Belum Tertangani

Lalu, sebanyak 238 hektare di Gabus, 60 hektare di Kayen, 20 hektare di Juwana, 131 hektare di  Sukolilo dan 3 hektare di Winong.

’’Keseluruhan tanaman padi. Data ini kami peroleh dari petugas POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman, red),” kata Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Dispertan Pati Kun Saptono, Selasa (20/12/2022)

Meski ratusan hektare lahan pertanian dinyatakan puso, pihaknya menyebut tak memiliki anggaran untuk memberikan bantuan kepada para petani.
Meski ratusan hektare lahan pertanian dinyatakan puso, pihaknya menyebut tak memiliki anggaran untuk memberikan bantuan kepada para petani.Baca: Diterjang Banjir Bandang, Jalan Pakem-Prawoto Pati Ambrol’’Kabupaten tidak ada anggaran, kami tidak bisa menyediakan untuk bantuan. Kalau mengajukan (ke provinsi ataupun pusat, red) kami perlu melihat perkembangan terlebih dahulu. Karena posisi sekarang anggaran belum tersedia,’’ ujar dia.Sebagai informasi, secara kumulatif selama 2022 atau hingga awal Desember 2022, lahan persawahan di Kabupaten Pati yang terkena puso mencapai 1.282 hektare. Jumlah itu dari total 5.681 hektare lahan yang terdampak banjir mulai Januari hingga awal Desember. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler