Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Camat Kayen, Tri Wijanarko mengatakan, desa-desa yang masih tergenang banjir yakni Desa Srikaton, Pasuruhan, Pesagi dan Boloagum. Ketinggian air di desa-desa ini bervariasi antara 10 cm hingga 1,5 m.
Ribuan warga pun terdampak. Meskipun demikian, kebanyakan warga masih bertahan di rumah masing-masing.
’’Ketinggian air bervariasi. Kalau untuk Dukuh Donomulyo Srikaton masih terisolasi. Makanya kemarin (4/1/2023) bantuan dari korpri kami larikan ke sana,’’ ujar dia saat ditemui di Balai Desa Pasuruhan.
Baca: Pati Raya Banjir, JMPPK: ESDM dan Penambang Harus Bertanggungjawab!
Posko-posko tanggap darurat didirikan di balai desa masing-masing. Para warga masih membutuhkan bantuan sembako maupun makanan.
’’Penanganan kami meminta bantuan dari berbagai instansi. kami juga mendirikan posko-posko di balai desa yang terdampak,’’ ujar dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



