Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu warga Pasuruhan, Kecamatan Kayen, Umi Hanik (49) mengaku sudah mulai gatal-gatal akibat banjir yang tak kunjung surut. Warga lainnya juga mengaku mengalami pilek dan masuk angin.

’’Sudah mulai pilek, masuk angin, gatal-gatal atau rangen (penyakit kulit),’’ ujar dia ketika ditemui Murianews di lokasi banjir, Kamis (5/1/2023).

Baca: Banjir Masih Genangi Sejumlah Desa di Kayen Pati

Ditemui terpisah, Kepala Desa Pasuruhan Nurul Huda membenarkan itu. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan petugas Puskesmas Kayen agar ada penanganan.

’’Banyak warga yang mengalami gatal-gatal. Alhamdulillah kemarin petugas Puskesmas sudah mendatangi kami untuk memberikan obat-obatan,’’ kata dia.

Diketahui, banjir di Desa Pasuruhan sudah terjadi sejak Sabtu (31/1/2022) lalu. Banjir ini menerjang ratusan rumah.

Setidaknya 369 rumah terendam dan 765 rumah terdampak atau terisolasi. Sebanyak 9 orang mengungsi di rumah kerabatnya.Selain menggenangi rumah, banjir juga menggenangi pekarangan dan lahan pertanian serta menerjang tambak ikan. Sekitar 536 hektere lahan persawahan tergenang dan 10 hektare tambak ikan terdampak.Ketinggian air bervariasi, di dalam rumah sekitar 15 cm hingga 40 cm. Sedangkan di lahan persawahan ketinggian air mencapai 1,5 meter.Selain menerjang Pasuruhan, banjir ini juga menerjang puluhan desa di Kabupaten Pati. Di antaranya Desa Mintobasuki (Gabus), Ngastorejo (Jekenan), Kasiyan (Sukolilo), Tluwah (Juwana) dan beberapa desa lainnya. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler