Banjir di Pati Masih Tinggi, Bantuan Logistik Dirasa Kurang
Umar Hanafi
Sabtu, 7 Januari 2023 15:05:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satu daerah yang masih banjir yakni, Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus. Saat ini, ketinggian air di sana mencapai 145 cm.
’’Masih dalam. Dari yang hari Minggu sampai sekarang baru sedikit. Paling tinggi hari Senin (2/1/2023) ketinggian mencapai 170. Saat ini sampai sekitar 145 cm,’’ ujar Sekretaris Desa Mintobasuki Abdul Mustaji, Sabtu (7/1/2023).
Ia menduga masih tinggi air ini lantaran beberapa faktor. Di antaranya dibukanya Waduk Wilalung, Kudus, dan curah hujan yang masih tinggi. Ini membuat Sungai Silugonggo yang bermuara di Juwana meluap.
Baca: Tinjau Banjir Pati, Risma: Semua Harus Dapat Penanganan yang Sama!
Saat ini setidaknya 290 rumah di desa itu tergenang dan 250 rumah lainnya terisolasi. Masyarakat yang terdampak banjir di desa itu sekitar 990 jiwa. Kebanyakan masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing.
’’Warga mengungsi di rumah saudara, ada sekitar 6-7 keluarga,’’ kata dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



