Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam pesan yang beredar dinarasikan, jika siswa Kelas III SDN 1 Pati Lor mengalami cedera mata akibat bermain lato-lato. Matanya pun harus dioperasi.

Pesan itu juga memuat foto seorang anak dengan mata kanan yang ditutup perban. Foto itu seakan-akan menguatkan narasi yang dibuat penyebar pesan tersebut.

Namun, tak lama pesan itu telah dihapus. Namun, Murianews sempat mendapatkan pesan tersebut.

’’Ra usah dolanan lato-lato (Tidak usah bermain lato-lato). Mohon diinfokan nggih. Ini ada anak Kelas 3 SD Pati Lor 1, gara-gara main lato-lato, kena mata, mata harus dioperasi, mohon buat anak-anak atau cucu-cucu untuk berhati-hati kalau main lato-lato,’’ tulis pesan berantai tersebut.

Baca: Sekolah di Lampung Ini Terbitkan SE Larangan Siswa Membawa Lato-Lato

Pihak SDN 1 Pati Lor pun membantah kabar tersebut. Kepala SDN 1 Pati Lor, Yatun mengatakan hingga saat ini tidak ada satupun anak didiknya yang cedera mata akibat bermain lato-lato.

’’Untuk permainan lato-lato di sekolah kami tidak terjadi apa-apa. Jadi anak-anak kami dari kelas 1 sampai 6 dalam keadaan sehat walafiat,’’ tutur dia saat ditemui Murianews, Senin (9/1/2023).

Ia memastikan kabar itu hoaks. Yatun juga mengatakan siswa SDN di Kelurahan Pati Lor lainnya juga tidak ada yang menjadi korban lato-lato.Atas kabar hoaks itu, masyarakat diminta untuk mengklarifikasi kepada pihak-pihak terkait bila mendapatkan informasi semacam ini.’’Jangan posting dulu. Klarifikasi dulu lah. Apakah benar adanya, apakah hoaks atau nebeng terkenal. Berhati-hati bermain medsos,’’ imbau dia.Meski kabar itu hoaks, ia tetap mengimbau kepada anak-anak untuk berhati-hati saat bermain lato-lato. Menurutnya, lato-lato bisa menimbulkan cedera tidak berhati-hati saat memainkannya.’’Hati-hati, itukan terbuat dari benda padat. Keras. Bisa mencederai kalau terkena anggota badan kita,’’ pungkas dia.https://youtu.be/xfr4cmQTWDMReporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler