Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


’’Saya lihat sungainya lumayan, lumayan banyak sampahnya,’’ ujar Ganjar.

Ia pun meminta masyarakat tidak membuang limbah rumah tangga di aliran sungai. Sampah-sampah itu dinilainya memperparah banjir di Kabupaten Pati.

’’Saya meminta sungai jangan dikotori,’’ kata dia.

Sebelumnya diberitakan, banjir di Kabupaten Pati lantaran berbagai faktor. Di antaranya karena adanya cuaca ekstrem pada akhir tahun 2022 dan adanya cekungan-cekungan di desa-desa yang dilewati Sungai Juwana.

Baca: Cegah Banjir Lagi, Ganjar Usul Sungai Juwana Pati Diberi Tanggul Raksasa

Ganjar pun mengusulkan dibuat tanggul raksasa di bantaran sungai. Tanggul ini dinilai bisa mencegah banjir di Kabupaten Pati meluas. Bila ini dibuat, ia juga meminta saluran-saluran air dari rumah tangga ditutup agar air dari sungai tidak masuk ke permukaan masyarakat.
Ganjar pun mengusulkan dibuat tanggul raksasa di bantaran sungai. Tanggul ini dinilai bisa mencegah banjir di Kabupaten Pati meluas. Bila ini dibuat, ia juga meminta saluran-saluran air dari rumah tangga ditutup agar air dari sungai tidak masuk ke permukaan masyarakat.Ia yakin bila hal ini bisa terlaksana, maka banjir di Kabupaten Pati tidak separah ini. Bila banjir menerjang maka air bisa dipompa dan dibuang ke sungai.Ia pun berharap tahun 2023 ini tanggul ini bisa dibuat. Ganjar tidak mau pencegahan banjir dilakukan lama. Maka dari itu perlu kerja sama antara Pemerintah Desa, Kabupaten, Provinsi, BBWS hingga PUPR.’’Tahun 2023 harus ditangani, ndak boleh lama. tugas kami mencari anggaran. Teknisnya PUPR mendesain dan bekerja sama dengan BBWS. Jalan ini bisa jadi tanggul jadi lebih tinggi ndak papa. Memang agak mahal. (Ketinggian) 30 cm saya kira bisa dan ndak terlalu mahal,’’ pungkas dia. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler