Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Beberapa warga terlihat masih menempati Pengungsian yang terletak di selatan Masjid Al Faruq, Selasa (17/1/2023). Mereka menunggu banjir yang menggenangi rumahnya benar-benar surut.

Salah satu pengungsi, Mujahidin mengatakan, ketinggian air di desanya termasuk masih tinggi. Di pemukiman ketinggian air sekitar 10 hingga 70 cm. Sedangkan di lahan persawahan ketinggian air mencapai 2 meter.

’’Perkembangan sekitar 18 hari dari awal tahun baru, (kami) masih bertahan. Menunggu surut. Banjir masih tinggi. Ketinggian sekitar 10 cm-2 meter,’’ ujar dia.

Baca: Tanah Gerak Rusak 30 Rumah di Beketal Pati, Warga: Ada Suara Gemuruh

Ia mengatakan saat ini setidaknya ada 11 warga yang masih mengungsi di Pengungsian. Pada pekan pertama banjir menerjang, warga yang mengungsi lebih banyak.

Puluhan warga itu terpaksa mengungsi di sana. Saat ini, beberapa di antaranya sudah pulang ke rumahnya.

’’Sekitar 11 orang yang masih mengungsi. Kalau kebutuhan makan cukup. Yang kurang susu untuk anak kecil,’’ kata dia.Sementara itu, warga lainnya, Suyanto tak mengungsi di Balai Pengungsian. Ia lebih memilih mengungsi di rumah anaknya yang tidak tergenang air. Rumahnya sendiri tergenang air setinggi sekitar 60 cm.’’Ketinggian sekarang 60 cm, ini sudah sedikit-sedikit surut. Tidak mengungsi (di Balai Pengungsian, red). Mengungsi di rumah anak ini. Dua bulan biasanya mulai surut total,’’ imbuh dia.Para warga pun berharap banjir segera surut. Mengingat banjir ini membuat ekonomi warga terganggu. Warga yang umumnya petani mengalami kerugian akibat lahan pertaniannya tergenang air. Reporter: Umar HanafiEdito: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler