Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Permintaan itu dikemukakan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin. Ia mendorong proyek pembangunan tambat kapal di muara Sungai Juwana cepat tuntas.

’’Karena parkirnya numpuk. Air jadi tidak lancar mengalir ke muara sehingga ini juga menyumbang sebagai penyebab banjir di wilayah Pati. Kalau bisa tuntas kan kapal bisa parkir di area khusus. Jadi air tidak memenuhi sungai,’’ ujar dia.

Baca: Banjir Mulai Surut, Tentara hingga Relawan Kompak Bersihkan SDN 2 Banjarsari Pati

Namun, permintaan ini tidak bisa cepat terealisasi. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tidak menganggarkan pembangunan ini.

’’Tahun ini memang tidak ada anggarannya sehingga tidak dapat dilanjutkan pembangunannya,’’ lanjut dia.
’’Tahun ini memang tidak ada anggarannya sehingga tidak dapat dilanjutkan pembangunannya,’’ lanjut dia.Diketahui, proyek tambat kapal di muara Sungai Juwana ini digadang-gadang bakal menjadi kawasan industri perikanan. Selain itu, pembangunan tambat kapal juga diharapkan bisa melancarkan arus sungai sehingga banjir di Pati tidak semakin parah.Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, saat ini program pembangunan tambatan kapal baru mencapai 65 persen. Karena tidak ada anggaran, tahun 2023 ini pembangunan tak bisa dilanjutkan. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler