Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bencana banjir merendam desa itu sejak Sabtu (31/12/2022) lalu. Meski sempat surut pada pekan lalu, namun banjir kembali tinggi.

Pada pekan lalu, ketinggian air antara 10 hingga 60 cm. Saat ini ketinggian air naik menjadi antara 10 cm hingga 1,5 meter. Hujan yang cukup lebat pada akhir pekan lalu disebut jadi penyebabnya.

Baca: Banjir Mulai Surut, Tentara hingga Relawan Kompak Bersihkan SDN 2 Banjarsari Pati

’’Kemarin (pekan lalu) sempat surut terus ada hujan, (banjir) naik lagi. Mulai naik lagi hari Senin. Ini cari lauk sulit karena jalannya juga terendam. Bantuan nasi bungkus sudah jarang,’’ ujar salah satu warga Anik, Selasa (24/1/2023).

Sementara itu, perangkat Desa Mintobasuki, Kartono mengatakan banjir ini membuat ribuan warga terdampak. Aktivitas warga menjadi terganggu.
Sementara itu, perangkat Desa Mintobasuki, Kartono mengatakan banjir ini membuat ribuan warga terdampak. Aktivitas warga menjadi terganggu.’’Yang tergenang satu dukuh. Yang terendam kurang lebih ada 40 rumah. Kemarin sempat surut. Saat ini ketinggian air sekitar 1,5 meter. Sebanyak 500 KK yang terdampak atau sekitar 2000-an jiwa yang terdampak,” pungkas dia.Diketahui, pada Sabtu (31/12/2022) banjir menggenangi sejumlah desa di 12 kecamatan di Kabupaten Pati. Saat ini tinggal sekitar 6 kecamatan yang masih tergenang banjir. Keenam kecamatan itu yakin, Sukolilo, Kayen, Pati, Gabus, Jakenan dan Juwana. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler