Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu warga itu adalah Karmo. Ia mengeluhkan terkena berbagai macam penyakit. Mulai dari sakit perut, masuk angin hingga terkena penyakit kulit.

’’Tanaman padi ini hancur semua. Keluhan kesehatan. Terkena masuk angin, terkena penyakit kulit atau rangen (kutu air),’’ ucap dia, Selasa (24/1/2023).

Baca: Banjir di Mintobasuki Pati Kembali Tinggi

Sementara itu, perangkat desa setempat, Kartono membenarkan itu. Selain Karmo warga lainnya juga mengeluhkan terkena berbagai macam penyakit.

’’Ada sakit demam, terus kaki gatal-gatal dan penyakit lainnya,’’ kata dia.

Ia mengungkapkan pada beberapa waktu lalu petugas Puskesmas Gabus 1 sudah mendatangi desanya dan memberikan berbagai obat untuk mengatasi hal ini. Diharapkan berbagai penyakit ini bisa diatasi.
’’Dari Pemda kemarin ada pengobatan. Dari puskesmas,’’ pungkasnya.Berdasarkan data dari Pemerintah Desa Mintobasuki, saat ini banjir menggenangi kurang lebih 40 rumah. Selain itu, sekitar 500 kk atau 2000 jiwa warga banjir juga terdampak banjir ini.Banjir terjadi sejak 31 Desember 2022. Pada pekan lalu, banjir mulai surut. Namun kembali naik lagi lantaran adanya hujan lebat pada beberapa hari terakhir.https://youtu.be/NDHA8U3QyiQReporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli FahmiBanjir di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Pati, Jawa Tengah. (Murianews/Istimewa)

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler