Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seribu lebih perangkat desa ini dari 406 desa/kelurahan di Kabupaten Pati. Sebanyak 24 bus dan satu mobil dikerahkan. Mereka berangkat bersama dari halaman Plaza Pragola Pati, Selasa (24/1/2023) sore.

’’Jumlahnya 1.028 perangkat desa dengan armada 24 bus dan satu mobil kecil. Semua kecamatan di Kabupaten Pati mengirimkan satu bus, untuk Kecamatan Sukolilo dan Margorejo masing-masing 2 bus,’’ ujar Koordinator Lapangan Kabupaten Pati, Ngusman, diwawancarai sebelum berangkat.

Beberapa tuntutan bakal disampaikan. Di antaranya soal Nomor Induk Aparatur Pemerintah Desa (NIAPD), kesejahteraan, status pegawai, bengkok desa hingga menolak usulan masa jabatan disamakan dengan kepala desa.

Baca: Rekrutmen PPS Dinilai Manipulatif, KPU Pati: Sudah Sesuai Aturan

’’Tuntutannya NIAPD, kesejahteraan, status pegawai dan bengkok agar melekat ke perangkat desa dan kepala desa,’’ kata dia.

Pihaknya pun berharap pemerintah mengabulkan tuntutan ini. Pasalnya, roda pemerintahan desa berada di perangkat desa.
Pihaknya pun berharap pemerintah mengabulkan tuntutan ini. Pasalnya, roda pemerintahan desa berada di perangkat desa.’’Selama ini status kami tidak jelas. Tidak diakui sebagai pegawai negeri tapi kami menerima siltap. Dibilang diakui sebagai PNS, kami tidak pernah menerima SK. Jadi status kami tidak jelas,’’ tutur dia.Selain perangkat desa dari Kabupaten Pati, perangkat desa dari kabupaten/kota lain juga bakal menghadiri Silatnas ke-3.’’Untuk jumlah nasional kami belum tahu. Tapi kalau untuk Jawa Tengah sampai tadi malam (23/1/2023) lebih dari 24 ribu dengan armada 446 bus,’’ pungkas dia.https://youtu.be/39FHT-mskIgReporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler