Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satu pedagang di Pasar Puri, Sugi mengatakan, minyak goreng jenis ini sering dicari pembeli. Pasalnya, Minyakita menjadi alternatif minyak goreng bermerek yang harganya mengalami kenaikan.
’’Harga minyak goreng (bermerek) agak naik. Sementara Minyakita yang harganya agak mede (murah) saat ini langka. Banyak (pembeli) yang cari. Ini langka sejak beberapa pekan yang lalu,’’ ujar dia, Senin (30/1/2023).
Sugi mengungkapkan, biasanya ia mendapatkan Minyakita dengan harga Rp 14.500 per liter. Kemudian ia jual dengan harga Rp 15.000 per liter.
’’Kadang ada, kadang tidak ada. Paling murah itu Rp 14.500 per liter. Harga jual Rp 15.000 per liter. Masih terjangkau itu,’’ kata dia.
Baca: Minyakita Mulai Diminati di Kudus karena Murah, Tapi Kini Langka
Harga Rp 15.000 per liter sebenarnya lebih tinggi dari pada harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 14.000 per liter.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



