Peralatan Mini Bioskop di Museum Kretek Rusak dan Ketinggalan Zaman, Anggaran Perbaikan Nihil
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 8 Oktober 2020 13:00:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pantauan MURIANEWS di lapangan Kamis (08/10/2020), mini bioskop tampak sepi dan pintunya tertutup. Namun, wartawan media online ini berkesempatan untuk melihat langsung isi di dalam mini bioskop.
Ada sebanyak 20 kursi yang berjejer empat baris. Masing-masing baris terdiri lima kursi. Beberapa kursi terlihat berlubang.
Kondisi dilema dialami oleh Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Yusron. Selain tidak adanya anggaran untuk perbaikan, pihaknya pun juga kebingungan sekalipun anggaran tersedia.
Pasalnya jika diperbaiki pun kondisi alat pemutar yang terdapat di mini bioskop Museum Kretek sudah ketinggalan zaman.
"Kalau mau diperbaiki pun juga sudah ketinggalan zaman. Sempat tanya juga untuk peralatan di dalam mini bioskop. Per unitnya ditaksir mencapai Rp 10 miliar," katanya.
Menurutnya akan lebih baik jika diganti dengan peralatan yang lebih modern. Dia berniat mengajak kerja sama dengan pihak ketiga. Namun, akan berdiskusi terlebih dahulu dengan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



